Sumbawa Besar, NTB, Jejakkasusnews.web.id — Tata letak fasilitas penyimpanan tangki liquid oxygen atau oksigen cair di Rumah Sakit H.L. Manambai Abdulkadir (RSMA) Sumbawa menjadi sorotan publik. Pasalnya, fasilitas tersebut terlihat berada cukup berdekatan dengan ruangan Unit Gawat Darurat (UGD), perangkat pendingin udara (AC), serta area yang digunakan sebagai tempat parkir kendaraan.
Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan mengenai aspek keselamatan dan keamanan penempatan fasilitas penyimpanan oksigen di lingkungan rumah sakit. Mengingat oksigen merupakan zat yang dapat memperkuat proses pembakaran, penanganan dan penyimpanannya perlu memperhatikan ketentuan serta prinsip keselamatan yang berlaku.
Salah seorang keluarga pasien yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan, mengaku secara tidak sengaja melintas di sekitar lokasi tangki liquid oxygen tersebut.
Ia mengaku khawatir melihat posisi fasilitas penyimpanan oksigen yang dinilainya cukup dekat dengan sejumlah aktivitas dan fasilitas rumah sakit.
“Saya tidak sengaja berjalan di samping ruangan UGD dan melihat keberadaan tangki liquid oxygen ini sangat berdekatan dengan ruangan UGD. Selain itu, lokasinya juga berdekatan dengan AC dan area parkir kendaraan,” ungkap sumber tersebut kepada media ini, Selasa (8/9/2026).
Menurutnya, kondisi tersebut perlu mendapat perhatian dari pihak rumah sakit, khususnya dalam memastikan bahwa penempatan fasilitas penyimpanan oksigen telah mempertimbangkan aspek keselamatan, jarak aman, akses kendaraan, serta potensi risiko terhadap pasien, tenaga kesehatan maupun masyarakat yang beraktivitas di sekitar lokasi.
“Ini perlu diperhatikan dari sisi keselamatan. Apalagi lokasinya berada di lingkungan rumah sakit yang setiap hari ramai oleh pasien, keluarga pasien, tenaga medis dan kendaraan,” ujarnya.
Meski demikian, keberadaan fasilitas tersebut belum dapat disimpulkan sebagai pelanggaran atau ketidaksesuaian standar tertentu tanpa adanya pemeriksaan maupun keterangan resmi dari pihak yang memiliki kewenangan di bidang keselamatan dan fasilitas kesehatan.
Karena itu, publik berharap manajemen RSMA Sumbawa dapat memberikan penjelasan secara terbuka terkait standar keamanan dan pertimbangan teknis yang digunakan dalam menentukan lokasi penyimpanan liquid oxygen tersebut.
Pihak rumah sakit juga diharapkan memastikan seluruh fasilitas yang berkaitan dengan penyimpanan dan penggunaan oksigen telah memenuhi standar keselamatan yang berlaku, termasuk pengamanan terhadap potensi sumber panas serta risiko lain yang dapat muncul dari aktivitas di sekitar lokasi.
Jejakkasusnews.web.id masih berupaya meminta konfirmasi kepada manajemen RS H.L. Manambai Abdulkadir terkait tata letak fasilitas tangki liquid oxygen tersebut, termasuk standar keselamatan yang diterapkan serta apakah lokasi tersebut telah melalui pemeriksaan atau penilaian teknis dari instansi terkait.
Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak RSMA Sumbawa mengenai persoalan tersebut. (*)












