“SUMEDANG BRENGSEK?” Publik Menunggu Klarifikasi Saudari Ismi Usai Aksi di Depan DPRD

SUMEDANG,Jejakkasusnews.web.id — Pernyataan “Sumedang brengsek” yang disampaikan Saudari Ismi saat aksi demonstrasi di depan Gedung DPRD Kabupaten Sumedang menuai perhatian dan pertanyaan di tengah masyarakat.

Pernyataan tersebut dinilai perlu mendapatkan penjelasan lebih lanjut, terutama mengenai konteks dan sasaran kritik yang dimaksud. Sebab, penggunaan nama “Sumedang” dalam sebuah pernyataan di ruang publik berpotensi menimbulkan beragam tafsir di tengah masyarakat.

H. Muhammad Iik Nurhikmat, selaku Ketua Forum Media Sumedang Timur sekaligus Penasehat Paguyuban Roda Empat, mengaku merasa tidak nyaman mendengar pernyataan tersebut sebagai warga Sumedang.

Menurutnya, kritik maupun penyampaian aspirasi merupakan bagian dari hak setiap warga negara. Namun, kritik hendaknya disampaikan secara jelas agar tidak menimbulkan kesalahpahaman, terlebih apabila membawa nama daerah secara keseluruhan.

“Kritik dan penyampaian aspirasi tentu merupakan hak setiap warga negara. Tetapi ketika yang disebut adalah ‘Sumedang’, tentu masyarakat berhak mengetahui apa maksud dan konteks pernyataan tersebut,” ujar H. Muhammad Iik.

Ia pun mempertanyakan apakah ungkapan “Sumedang brengsek” tersebut ditujukan kepada pemerintah, oknum atau pihak tertentu, atau justru dimaksudkan untuk menggambarkan Sumedang secara keseluruhan.

“Kami menunggu klarifikasi dari Saudari Ismi. Apakah yang dimaksud adalah kritik terhadap pemerintah, terhadap oknum tertentu, atau memang ditujukan kepada Sumedang secara keseluruhan?” tegasnya.

H. Muhammad Iik berharap Saudari Ismi dapat memberikan penjelasan secara terbuka agar persoalan tersebut tidak berkembang menjadi polemik yang lebih luas.

Menurutnya, perbedaan pendapat dan kritik merupakan hal yang wajar dalam kehidupan demokrasi. Namun, penyampaian kritik juga perlu memperhatikan konteks dan dampaknya terhadap masyarakat yang merasa ikut disebut.

“Kritik silakan. Aspirasi wajib disampaikan. Tetapi ketika nama daerah dan masyarakat Sumedang ikut disebut, publik juga berhak mendapatkan kejelasan,” katanya.

Hingga berita ini disusun, klarifikasi dari Saudari Ismi terkait maksud dan konteks pernyataan tersebut masih ditunggu.

Kami menunggu klarifikasinya.

H. Muhammad Iik Nurhikmat
Ketua Forum Media Sumedang Timur
Penasehat Paguyuban Roda Empat

Nurrakhman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *