GARUT,Jejak-kasusnews.web.id – Perjuangan mewujudkan Calon Daerah Otonomi Baru (CDOB) Garut Utara dinilai memasuki fase yang membutuhkan kepemimpinan kolektif, soliditas organisasi, dan dukungan nyata dari seluruh komponen masyarakat. Cita-cita tersebut diyakini hanya dapat terwujud apabila seluruh elemen mampu mengesampingkan kepentingan pribadi demi kepentingan bersama.
Pernyataan tersebut disampaikan Sekretaris Jenderal PM GATRA, Ir. H. Dede Salahudin, M.M., yang mengajak seluruh tokoh masyarakat, pemuda, akademisi, organisasi kemasyarakatan, hingga para perantau asal Garut Utara untuk kembali memperkuat semangat perjuangan menuju lahirnya kabupaten baru.
Menurut Dede, perjuangan pemekaran wilayah bukan sekadar agenda administratif, melainkan ikhtiar panjang untuk menghadirkan pemerintahan yang lebih efektif, pelayanan publik yang lebih dekat, serta pembangunan yang lebih merata bagi masyarakat di wilayah utara Kabupaten Garut.
“Perjuangan ini harus dibangun dengan kesungguhan. Jangan sampai energi kita habis untuk hal-hal yang tidak produktif. Yang dibutuhkan hari ini adalah kerja nyata, persatuan, dan komitmen bersama,” ujar Dede.
Ia menegaskan bahwa setiap individu memiliki peran penting dalam perjalanan perjuangan tersebut. Kontribusi tidak selalu diukur dari jabatan atau kedudukan, melainkan dari kemauan untuk memberikan pemikiran, tenaga, waktu, jaringan, maupun dukungan moral demi kepentingan masyarakat luas.
Dede juga menekankan pentingnya memperkuat komunikasi dengan seluruh pemangku kepentingan agar perjuangan CDOB Garut Utara berjalan sesuai mekanisme peraturan perundang-undangan. Menurutnya, dialog yang konstruktif dengan pemerintah dan lembaga legislatif harus terus dilakukan sebagai bagian dari strategi memperjuangkan aspirasi masyarakat.
“Semua pihak harus menjadi bagian dari solusi. Ketika komunikasi dibangun dengan baik dan perjuangan dilakukan secara konstitusional, peluang untuk mewujudkan cita-cita masyarakat akan semakin terbuka,” katanya.
Ia menilai pembentukan Kabupaten Garut Utara akan memberikan dampak strategis bagi percepatan pembangunan kawasan, peningkatan kualitas pelayanan publik, penguatan tata kelola pemerintahan, serta tumbuhnya pusat-pusat ekonomi baru yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Namun demikian, Dede mengingatkan bahwa keberhasilan perjuangan sangat ditentukan oleh kemampuan seluruh elemen menjaga persatuan dan menghindari perpecahan.
“Perbedaan pandangan tidak boleh menjadi alasan untuk saling melemahkan. Sebaliknya, perbedaan harus menjadi kekuatan yang memperkaya gagasan demi satu tujuan besar, yaitu lahirnya Kabupaten Garut Utara,” tegasnya.
Di akhir keterangannya, Dede Salahudin mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan perjuangan CDOB Garut Utara sebagai gerakan moral yang dilandasi keikhlasan, semangat gotong royong, dan rasa tanggung jawab terhadap masa depan daerah.
“Mari kita tinggalkan ego, satukan langkah, dan terus mengawal perjuangan ini dengan hati yang tulus. Kabupaten Garut Utara tidak akan lahir hanya karena keinginan, tetapi karena persatuan, kerja keras, doa, dan ikhtiar yang tidak pernah berhenti. Saya yakin, jika kita tetap bersama, cita-cita itu akan menjadi kenyataan,” pungkas Ir. H. Dede Salahudin, M.M., Sekretaris Jenderal PM GATRA.
Red***












