Warga Desa Tanjung Ibus Diteror di Tengah Malam, LSM GMAS Bersama Pemerintah Desa Langsung Patroli Sisir 13 Dusun

LANGKAT,Jejakkasusnews.web.id – 21 Oktober 2026 — Warga Desa Tanjung Ibus, Kecamatan Secanggang, dilanda ketakutan setelah dalam beberapa hari ini . adanya aksi teror yang dilakukan oleh oknum tak dikenal pada tengah malam. Pelaku berkeliling mengetuk pintu rumah warga sambil membawa senjata tajam berupa klewang dan clurit, sehingga membuat masyarakat merasa sangat terancam dan cemas.

Belum diketahui secara pasti siapa pelaku beserta motif dan tujuan di balik aksi mengerikan tersebut. Namun masyarakat merasa sangat takut, khawatir jika membuka pintu justru membahayakan keselamatan diri dan keluarga mereka.

Tidak tinggal diam, LSM GMAS DPD Langkat yang berkedudukan di Desa Tanjung Ibus langsung bergerak cepat bersama Pemerintah Desa Tanjung Ibus. Pasca rapat darurat di Kantor Desa yang berlangsung pada Selasa malam hingga dini hari tadi, tim gabungan segera turun melakukan penyisiran dan patroli keamanan. Kegiatan ini melibatkan Bhabinkamtibmas Desa Tanjung Ibus Aiptu Suriadi dari Polsek Secanggang, Babinsa Desa Tanjung Ibus, seluruh Kepala Dusun, staf Kaur Desa, serta jajaran LSM GMAS. Patroli dilakukan menyisir dari Dusun 1 hingga Dusun 13 dan titik-titik yang dinilai rawan.

“Kami tidak ingin warga merasa sendirian dan takut. Langsung setelah rapat, kami turun bersama-sama keliling desa untuk memastikan suasana aman dan kondusif kembali,” ujar Kepala Desa Tanjung Ibus, Khairi Syahril.

Sementara itu, Bhabinkamtibmas Aiptu Suriadi memberikan imbauan penting kepada seluruh warga Desa Tanjung Ibus:

“Jangan sembarangan membuka pintu jika ada yang mengetuk di malam hari. Pastikan dulu melihat dari jendela siapa yang datang. Jika terasa mencurigakan, segera hubungi Kepala Dusun terdekat agar dapat segera ditindaklanjuti.”

Ketua DPD Langkat LSM GMAS, Bung Donny Sahbani Lubis, juga mengimbau agar masyarakat tetap tenang dan tidak terprovokasi:

“Kita mohon agar kejadian ini tidak menimbulkan spekulasi liar sebelum pelaku benar-benar tertangkap. Jangan sampai ketakutan membuat kita saling curiga. Serahkan proses hukum kepada pihak berwenang, dan mari kita jaga keamanan lingkungan masing-masing.”

Saat ini pihak kepolisian masih terus menelusuri identitas dan keberadaan pelaku. Masyarakat diminta tetap waspada dan aktif menjaga keamanan lingkungan sekitarnya.
Ujar bung donny menutup pembicaraan nya dengan media via WhatsApp.
 

Sumber : LSM GMAS LANGKAT

Red..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *