SIDIARJO,Jejak-kasusnews.web.id – Upaya pencarian terhadap ananda Gibran yang dilaporkan hilang akibat kecelakaan air di Desa Kalidawir, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo, akhirnya membuahkan hasil. Setelah berlangsung selama hampir lima hari, korban ditemukan pada Minggu pagi (12/04) di aliran sungai yang masih berada dalam area pencarian.
Sejak laporan diterima, tim SAR gabungan segera melakukan penyisiran secara intensif di sepanjang sungai. Pencarian dilakukan dengan metode terkoordinasi, meliputi penyisiran badan sungai, tepian, hingga area semak-semak yang berpotensi menjadi titik tersangkutnya korban. Berbagai unsur turut terlibat, mulai dari aparat hingga relawan dan masyarakat setempat.
Namun, proses pencarian dihadapkan pada sejumlah kendala. Kondisi arus yang tidak menentu, air yang keruh, serta medan yang cukup sulit menjadi tantangan utama bagi tim di lapangan. Meski demikian, upaya pencarian tetap berjalan secara sistematis dengan pembagian sektor untuk memastikan seluruh area dapat terjangkau.
Selama proses tersebut, keluarga korban terus menanti dengan penuh harap. Dukungan doa dan simpati dari masyarakat pun terus mengalir, mencerminkan solidaritas yang kuat di tengah situasi duka. Hingga akhirnya, pada hari kelima, korban berhasil ditemukan.
Proses evakuasi dilakukan dengan hati-hati oleh petugas, disaksikan oleh warga yang turut hadir di lokasi. Suasana haru menyelimuti saat jenazah berhasil diangkat dari aliran sungai, menandai berakhirnya pencarian panjang yang penuh ketidakpastian.
Penemuan ini membawa duka mendalam bagi keluarga korban. Meski berat, kepastian tersebut memberikan kesempatan bagi pihak keluarga untuk segera melaksanakan pemakaman secara layak. Setelah proses evakuasi, jenazah langsung diserahkan kepada keluarga.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat akan bahaya yang dapat timbul di sekitar aliran sungai. Kewaspadaan dan kehati-hatian sangat diperlukan, terutama saat beraktivitas di area yang berisiko.
Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian resmi dinyatakan selesai. Dedikasi tim SAR gabungan dalam menjalankan misi kemanusiaan pun patut diapresiasi, meski peristiwa ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan masyarakat sekitar.
Karsono




