Daerah  

MTQH XXXIV Kota Batam Resmi Ditutup, Antusiasme Warga Membludak di Dataran Engku Putri

Batam,Jejak-kasusnews.web.id – Perhelatan Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadits (MTQH) XXXIV tingkat Kota Batam resmi ditutup dalam suasana meriah di Dataran Engku Putri, Kamis (16/4/2026) malam. Ribuan masyarakat memadati lokasi acara, menandai tingginya antusiasme warga terhadap syiar Islam di kota ini.

Dalam ajang tersebut, persaingan antar kecamatan berlangsung ketat. Kecamatan Nongsa berhasil meraih peringkat dengan nilai 317, disusul Bengkong (214), Sekupang (188), dan Batu Aji (187). Selanjutnya, Lubuk Baja (135), Galang (88), Batu Ampar (82), dan Belakang Padang (48) berada di posisi berikutnya. Sementara itu, Kecamatan Bulang menempati posisi terakhir dengan nilai 12.

Meski belum masuk jajaran teratas, Kecamatan Belakang Padang tetap menunjukkan capaian positif melalui sejumlah prestasi yang diraih para kafilahnya di berbagai cabang lomba. Aisyah Nilam Setiawan berhasil meraih juara IV pada cabang Tartil Puteri, sementara Zakiyah Zain juga menempati juara IV pada cabang 1 juz puteri.

Prestasi lainnya turut disumbangkan oleh Ahmad Fajri Hadir yang meraih juara III pada cabang 5 juz putera, serta M. Taufiq yang meraih juara III pada cabang 10 juz putera. Pada cabang Mujawwad dewasa, Raden Fajar Ramadan berhasil meraih juara IV.

Di cabang hadits, Sultan Usaid Harahap menyumbangkan prestasi dengan meraih juara III pada cabang 500 hadits putera. Sementara itu, pada cabang Syarhil Qur’an puteri, perwakilan MTsN 2 juga berhasil meraih juara III.

Tidak hanya pada cabang individu, Belakang Padang juga mencatat prestasi di bidang pendukung. Astaka MTQ Kecamatan Belakang Padang berhasil meraih juara III tingkat Kota Batam, menunjukkan kemampuan dan kreativitas dalam menampilkan nilai-nilai Islami yang sarat makna. Selain itu, Astaka MTQ Kelurahan Tanjung Sari turut mengharumkan nama daerah dengan meraih juara I.

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, yang hadir bersama Ketua PKK Kota Batam Hj. Erlita Sari, menyampaikan rasa bangga atas suksesnya penyelenggaraan MTQH tahun ini. Ia menilai kegiatan tersebut dipersiapkan dengan sangat baik dan mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat.

“Pada kesempatan yang membanggakan ini, saya dan Ibu Li Claudia Chandra merasa sangat senang dan bahagia. MTQH ke-34 ini dipersiapkan dengan baik dan malam ini Dataran Engku Putri benar-benar dipenuhi masyarakat Batam,” ujarnya.

Menurutnya, keberhasilan ini tidak lepas dari kolaborasi berbagai pihak, mulai dari DPRD Kota Batam, Forkopimda, LPTQ, hingga seluruh panitia pelaksana. Ia menegaskan bahwa MTQH bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan momentum untuk memperkuat nilai-nilai spiritual dalam kehidupan masyarakat.

“Semoga kehadiran kita malam ini tidak hanya memberi semangat dalam syiar keagamaan, tetapi juga menjadi pertanda bahwa Batam adalah negeri yang diberkahi dan dirahmati,” tambahnya.

Ia juga menegaskan bahwa pemerintah akan terus melakukan evaluasi dan pembinaan yang lebih terarah agar ke depan mampu meraih hasil yang lebih baik.

Penyelenggaraan MTQH XXXIV ini diharapkan tidak hanya melahirkan kafilah berprestasi, tetapi juga memperkuat nilai-nilai keagamaan serta mempererat kebersamaan masyarakat Batam dalam kehidupan sehari-hari.

 

Izazat Karunia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *