ACEH UTARA,Jejakkasusnews.web.id –
Sejumlah Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Utara mengunjungi stan pameran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam rangkaian peringatan Milad Aceh Utara ke-800 yang berlangsung di halaman Kantor Bupati Aceh Utara, Sabtu (12/9/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung berbagai potensi dan produk unggulan yang dihasilkan para pelaku UMKM di Kabupaten Aceh Utara.
Beragam produk ditampilkan dalam pameran tersebut, mulai dari kerajinan tangan khas daerah, makanan olahan tradisional, hingga produk berbasis pertanian dan perkebunan.
Beberapa anggota DPRK yang turut melakukan peninjauan di antaranya Bukhari, SE, dari Partai Aceh, H. Anwar Risyen (hajiwan) dari Partai Gerindra, serta Mudirsyah alias Robert dari partai PNA.Mereka juga didampingi sejumlah unsur sekretariat.
Saat mengunjungi stan Kecamatan Baktiya, para anggota DPRK melihat sejumlah produk unggulan yang ditampilkan masyarakat. Mereka juga sempat mencicipi makanan olahan tradisional yang dikenal dengan sebutan tapai (tape).
Dalam kesempatan tersebut, anggota DPRK memberikan apresiasi terhadap kreativitas dan semangat para pelaku UMKM yang terus berinovasi dalam mengembangkan produk lokal.
Menurutnya, keberadaan pameran UMKM dalam momentum Milad Aceh Utara ke-800 menjadi ruang yang baik untuk memperkenalkan produk masyarakat sekaligus membuka peluang pasar yang lebih luas.
“Pameran seperti ini bukan hanya menjadi bagian dari perayaan, tetapi juga menjadi wadah untuk membangkitkan ekonomi masyarakat. Produk-produk lokal yang ditampilkan menunjukkan potensi yang sangat baik dan patut terus kita dukung,” ujar salah seorang anggota DPRK di sela-sela peninjauan.
DPRK Aceh Utara juga mendorong agar pembinaan terhadap pelaku UMKM terus diperkuat, termasuk dalam hal pengembangan produk, legalitas usaha, pemasaran, serta perluasan akses pasar sehingga produk lokal mampu berkembang dan bersaing lebih luas.
Pameran UMKM tersebut mendapat antusiasme masyarakat yang datang untuk melihat sekaligus membeli berbagai produk yang dipamerkan.
Rangkaian kegiatan Milad Aceh Utara ke-800 sendiri telah berlangsung sejak 7 September dan dijadwalkan berakhir pada 13 September 2026.
Pelaksanaan kegiatan tersebut terlaksana atas dukungan berbagai pihak, baik dari unsur instansi pemerintah, BUMN, BUMD maupun anggota parlemen.
Menariknya, seluruh rangkaian kegiatan tersebut disebut tidak menggunakan anggaran APBK Aceh Utara, melainkan terlaksana melalui dukungan dan partisipasi berbagai pihak.[Zulfikar]












